menik’s relique

Januari 15, 2009

Telusur selera…

Diarsipkan di bawah: Just Me — meniksih @ 11:11 am
Tags:

Di Kompas.com beberapa bulan belakangan ini, aku rajin baca rubrik novel. Setiap hari ada update novel Ali Topan Anak Jalanan yang beken tahun 80-an lalu, dan sempat juga dibuat jadi sinetron laris.

Jadi ingat, jamannya SMA dulu aku ngefans sama ari sihasale sebagai ali topan. Gondrong, gagah, kemana-mana naik motor (walaupun gak rasaya Harley gak cocok untuk ali topan…).

Tapi diingat-ingat lagi, tokoh dengan identifikasi yang hampir sama sebetulnya udah bikin aku ngefans dari jaman SMP. Reno Raines di film Renegade. Pemerannya Lorenzo Lamas, yang pada waktu itu kayaknya cowok paliiiing ganteng sedunia.

Eh, ditelusuri lagi, sebetulnya identifikasi laki-laki seperti itu udah mulai tertanam di kepala aku dari jaman SD. Waktu aku mulai menggilai cerita silat Wiro Sableng. Jagoan, gagah, gondrong… (tapi gak naik motor, maklum jaman dulu…. )

Dan akhirnya, … laki-laki yang seperti apa yang aku nikahi…?

hehe…

jagoan? well, karatenya memang sabuk item, tapi sepuluh tahun kenal aku nggak pernah liat dia berantem..

gagah? yaaa… jelas gagah buat aku, laki gue kok..

gondrong? selalu…. hehe..

so,… typical isn’t it..

bahwa sebetulnya selera kita terhadap laki-laki kebanyakan nggak pernah berubah.. kita akan tertarik terhadap jenis laki-laki yang sama, baik itu secara fisik ataupun sifat dan pembawaan..

we hehehehe..

jadi aku nyamain suamiku sama wiro sableng, Reno Raines dan ali topan? deuuhh berlebihan deh kayaknya…

November 12, 2008

orang kaya takut pajak

Diarsipkan di bawah: Just Me — meniksih @ 4:04 pm
Tags:

Pertanyaannya adalah,…

Seandainya aku kaya, seandainya usaha aku berkembang pesat dengan omset miliaran dan aset yang juga wwuuaahh.., apakah aku akan bersembunyi juga dari pajak?

Mungkin.

Tapi…

Masa sih..?

Trus negara dapat penghasilan dari mana?

Tapi kalau bayar pajak, ujung-ujungnya dikorupsi juga sama pegawai negara..

back to the question,.. bersediakah aku bayar pajak?

Tadi aku meeting di kantor klien,.. tempatnya di kawasan perumahan mewah. Dari depan, hanya tampak sebuah rumah mewah, dengan beberapa security, tapi begitu masuk,.. dueeh.. mirip kantor agen rahasia bo..

Full facility, full technology, ditambah koleksi ferarri di garasi.. wheew..

Dan ketika aku berkomentar “Wah, dari luar gak kelihatan kantor ya pak…”, dia jawab dengan ringan… “Iya,.. buat ngehindarin pajak..”

pppfffttt……..

November 5, 2008

Homo or not homo

Diarsipkan di bawah: Just Me — meniksih @ 11:04 am
Tags: ,

Apakah orientasi seksual seorang teman itu penting? Apakah mengetahui bahwa teman kita itu straight atau homo itu penting?

Dulu aku rasa nggak penting. Sejak dulu, banyak teman aku yang memiliki orientasi seksual berbeda. Apakah itu homo atau lesbian. Dan aku nggak pernah bermasalah tentang itu. It’s their own business, their own choice. It’s nothing to do with me. Rasanya kemampuan aku menerima keragaman dan perbedaan cukup bisa diandalkan. Aku rasa aku juga bukan tipe orang yang menghakimi orang lain. Siapa aku? Toh aku juga paling nggak suka dihakimi.

Tapi ketika aku mendengar kabar “selentingan” bahwa seorang kawanku adalah seorang homoseksual, rasanya aku… terganggu. Entah, apakah aku terganggu karena ke’homoseksualan’nya, atau karena aku dengar kabar itu dari orang-orang lain, atau karena fakta bahwa kawanku ini sempat menikahi kawanku yang lain (yang beda jenis kelamin) walaupun akhirnya menceraikannya. Mungkin aku terganggu karena aku merasa “amat sangat kasihan” dengan kawanku yang lain itu, amat kasihan dengan kondisinya yang “tidak tahu apa-apa” sampai saat ini. Rasanya amat sangat tidak adil.

Mungkin aku sangat terganggu karena biasanya aku mengenal orang-orang homoseksual yang “jujur”. Mereka mengakui apa adanya diri mereka. Karena itu tidak ada kejutan, dan yang ada hanyalah penerimaan yang tulus.

Mungkin masalahnya memang bukan tentang apakah kamu straight atau homo. Masalahnya adalah, kamu jujur atau tidak.

—–nah, sekarang aku menghakimi bukan?? Mempertanyakan kejujuran orang lain..

Ah…   —–

 

September 9, 2008

sesak dan tetap bergerak..

Diarsipkan di bawah: Just Me — meniksih @ 1:54 pm
Tags:

Ramadhan hari ke…. 9, dan saya nggak puasa satu hari pun. Feel guilty, –apalagi kalo anak-anak mendelik waktu saya makan mie goreng yang super wangiiii siang-siang xixixi– tapi gimana lagi…?

Tadinya saya berpikir ”morning sick itu cuma buat ibu-ibu biasa” (wihihihi, emangnya saya…?). Nggak pernah kepikiran bahwa badan saya bisa menjadi segitu rapuhnya, segitu lemahnya, segitu terbatasnya… nggak kepikiran bahwa ibu-ibu kayak saya justru bakalan kebagian “all day sick”.. huaaaa…

“Harus makan setiap 2 jam”, kalo nggak badan gemeteran, keringetan, lemes kayak nggak makan 2 hari.. Menyebalkan. Sementara aktivitas saya nggak memungkinkan saya untuk se disiplin itu bukan..

Contohnya, 3 hari yang lalu, setelah melewati 6 jam di jalanan.. saya pulang buru-buru jam 6 sore. Dan jam segitu itu ya jalanan lagi lucu-lucunya… maceeeettt… ditengah kemacetan, mulai deh berasa.. keringet dingin, tangan kaki gemeteran… mata berkunang-kunang,.. haduh Tuhan,.. mau nangis… pengen cepet-cepet nyampe… Tapi kejamnya, antrian kendaraan bukannya menipis, malah tambah tebel,.. setelah perjuangan hampir setengah jam baru terlihat bibit masalahnya,… metro mini yang ngetem pinggir jalan. –amit-amiiittt jangan sampe ngaruh sama bayi gw– kontan saya teriak-klakson menjerit-dan kaki beraksi nendang pintu sopir metro mini… setaann,..

Tapi nggak tahan juga, sebelum nyampe rumah, terpaksa berenti di pinggir jalan, makan bakso malang yang ternyata enak dan berhak untuk dikonsumsi 2 porsi.

hehe.. yang itu dasarnya rakus, bukan hamil…

Agustus 19, 2008

Best Birthday Ever

Diarsipkan di bawah: Just Me — meniksih @ 4:34 pm
Tags: ,

Olimpiade tahun ini dibuka di Cina pada tanggal 8 agustus 2008, pukul 08.08 malam. Ribuan orang antri untuk dapat menikah pada tanggal 8 – 8 – 2008. Bahkan ada sms isu bahwa Annisa Pohan (mantu presiden) akan melahirkan dengan caesar untuk mengejar tanggal cantik itu (isu yang ternyata hanya isu). Angka 8 yang dipercaya banyak orang (terutama bangsa Cina) mengandung keberuntungan memang memperoleh momentumnya tahun ini.

Saya, yang lahir tanggal 18-8-80 ternyata juga mendapat banyak keberuntungan tahun ini pada saat angka-angka 8 kembali berderet. Tanggal 18 bulan 8 tahun 2008 kemarin saya tepat berusia 28 tahun. Setelah ditunggu bertahun-tahun, akhirnya hari itu saya memperoleh hasil tes menggembirakan yang menyebutkan bahwa saya hamil.

Kado terindah untuk seorang perempuan: menjadi seorang ibu.

Berita itu disambut histeris oleh semua orang yang aku kenal. Mama (terutama), yhan, bibi aku, mertua aku, sodara-sodara,… waoww.. ternyata semua orang menunggu, nggak cuma aku. Suami aku..?? speachless… dia cuma bisa senyum-senyum (entah malu, entah geli… hihi..)

 

Baru saja saya pulang dari dokter kandungan. Periksa.

Pertama: silakan ibu tiduran,.. –deg

Kedua: Coba kita lihat apa betul ibu hamil.. –deg deg (gimana kalo ters kemarin salah…)

Ketiga: Nah,.. coba lihat apa ini… –deg deg deg, itu gambar apaan sih, gerombolan semut??

Keempat: Ini kantong kehamilannya bu, janinnya berukuran 1,1 cm sesuai usia kandungan 4 minggu —nyess.. beneran dia ada ternyata

Kelima: nah, pantas ibu sudah hamil, ada kista ukuran 8,8 cm di rahim ibu –deeeeeegggggg… apa pula itu kista….?????

 

Bayangkan, my little baby yang ukurannya cuma 1,1 cm harus berhadapan dengan kista ukuran 8,8 cm..!

Oh my God,… We are fighter dont we,.. and we will fight…!

 

 

ps. learn more about kista, klik http://situs.kesrepro.info/kia/agu/2005/kia04.htm hu hu hu hu….

Juli 7, 2008

amnesia

Diarsipkan di bawah: Just Me — meniksih @ 7:55 am

Aku pernah baca tulisan psikologi di suatu tempat, tentang metode pertahanan psikologis yang dilakukan manusia ketika mereka mengalami shock. Ada yang memecah kepribadiannya menjadi ganda -atau banyak- untuk bisa mengatasi situasi psikologis yang menghadang, adapula yang menghapus memorinya -seluruh atau sebagian- untuk menghindari rasa sakit dan trauma.

Apakah itu simbol kelemahan mental?

… nope. Aku rasa itu sangat manusiawi.

Lain dari itu, lebih dari sekedar menghilangkan rasa sakit dan trauma, ada yang memilih untuk ’separuh amnesia’ atau menghilangkan sebagian dari ingatan untuk menghindarkan diri dari rasa dendam berkepanjangan. Ada yang memilih untuk menghilangkan satu -atau beberapa- episode dalam hidupnya untuk bisa terus berjalan maju. Ibaratnya, memutus rantai masa lalu untuk meraih kebebasan masa depan.

ya, rasanya seperti rantai yang mengikat erat. Rasanya seperti gigi yang terus menggigit mencengkram batin, menimbulkan rasa sakit dan kemarahan. Maunya sih, membalas. Maunya membuat mereka yang menyakiti kita merasakan sakit yang lebih hebat dari apa yang kita rasakan.

But then, what..?

Ketika kita merencanakan untuk membalas dendam, mereka yang kita benci telah meraih hidup 2-3 kali lebih cepat dari kita. Kalaupun kita berhasil membalas, apa yang kita dapat kemudian? kepuasan?

Apakah kita yakin bahwa kelak tidak akan ada ‘balasan’ lagi untuk kita?

Memutus rantai dendam, memutus rantai kepedihan masa lalu.

————————————————————————-

ps. I forgive you brother, it’s your own way.. your own life. Just go on, and I will forget you.

Blog pada WordPress.com.